Under Blog, Added at 2017-03-01 13:11:53

Rendahnya minat baca masyarakat Indonesia memang memprihatinkan. Dari data UNESCO yang dirilis tahun 2012 menunjukkan bahwa indeks tingkat membaca orang Indonesia hanyalah 0,001. Hal ini berarti, dari 1.000 penduduk, hanya ada 1 orang yang mau membaca buku. Artinya, hanya ada 250 ribu orang yang punya minat baca dari 250 juta penduduk Indonesia. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan jumlah pengguna internet di Indonesia yang mencapai 88,1 juta pada tahun 2014. Data ini perkuat oleh laporan Bank Dunia Nomor 16369-IND, dan studi IEA (International Association for the Evaluation of Education Achicievement) di Asia Timur, tingkat terendah membaca dipegang oleh negara Indonesia dengan skor 51,7, di bawah Filipina (skor 52,6), Thailand (skor 65,1), Singapura (skor 74,0), dan Hongkong  (skor 75,5).  Hmm, menyedihkan, ya?

Banyak sekali faktor yang membuat buku kurang digemari di Indonesia. Minimnya akses terhadap toko buku atau perpustakaan menjadi salah satu alasan kenapa buku menjadi kurang populer. Toko buku sangat jarang, itu pun hanya terbatas di kota-kota besar saja. Apalagi perpustakaan daerah, selain suasananya yang kurang nyaman buat baca (biasanya sih begitu, jauh berbeda dengan perpustakaan-perpustakaan di negara berbudaya baca tinggi), koleksi bukunya pun kurang variatif.  Alasan lain adalah mahalnya harga buku yang menyebabkan daya beli menjadi sangat rendah. Namun, sebenarnya kami kurang setuju dengan alasan kedua ini, karena nyatanya banyak kalangan menengah ke atas yang memiliki kemampuan ekonomi cukup, tetap saja tidak menganggarkan bujet untuk membeli buku. Alasan lainnya? Mungkin kurangnya peran pemerintah, dalam hal ini khususnya Dinas Pendidikan. Kenapa bawa-bawa pemerintah segala? Tentu ini erat kaitannya. Kita bahas lain aja ya. Ah ya, menurut kami, hal paling mendasar kenapa minat baca rendah adalah karena buku memang tidak diperkenalkan sejak dini, baik itu oleh guru di sekolah ataupun orangtua di rumah. Banyak sekali faktor yang membuat masyarakat kurang akrab dengan buku, dan (sebenarnya) banyak sekali cara yang bisa kita lakukan agar buku bisa lebih dekat dengan kita semua.

Namun, semua itu pilihan. Membaca buku atau bermain gadget pun pilihan masing-masing orang. Stiletto Book dalam hal ini bersama orang-orang yang (ingin) suka baca buku dan juga gemar menyebarkan virus membaca kepada lingkungannya. Menjadikan buku sebagai sarana hiburan, tak ubahnya gadget ataupun nonton film.

Jadi, pada bulan Maret 2017 ini, Stiletto Book kembali mengadakan charity yang kami beri tajuk "Kado Buku Stiletto". Program ini sebenarnya sudah pernah Stiletto adakan pada tahun lalu, setidaknya sudah ada 10-an taman baca/kedai kopi yang sudah pernah kami kirimi kado buku. Nah, bulan Maret ini, Stiletto Book kembali menyiapkan TIGA PAKET buku untuk Taman Bacaan dan Kedai Kopi yang pengin mendapatkan buku-buku terbitan Stiletto Book secara gratis. Ya, kedai kopi, karena kami ingin semua orang bisa mudah mengakses buku dan menjadikan buku sebagai alternatif sarana hiburan yang mudah dan murah. Kedai kopinya pun tidak melulu warung kopi, tapi bisa juga tempat-tempat nongkrong atau komunitas yang pengin mendapatkan buku Stiletto Book untuk ditaruh di tempatnya. Dengan demikian, Stiletto Book berharap bahwa buku, nantinya, adalah milik semua orang. Kita bisa lebih mudah mengakses buku di mana pun.

 

Dan berikut ketentuannya:

  1. Buku akan dikirimkan oleh Penerbit Stiletto Book ke tujuan tanpa dipungut biaya sama sekali. Bukunya gratis, ongkos kirim pun gratis.
  2. Stiletto Book hanya akan mengirimkan Kado Buku Stiletto ke taman bacaan nonprofit (tidak memungut biaya dari pengunjung) dan kepada kedai-kedai kopi atau komunitas yang membutuhkan suplai bacaan.
  3. Pihak taman bacaan/kedai kopi/komunitas yang tertarik bisa mengirimkan surat dan profil tempatnya ke Stiletto Book melalui email: info@stilettobook.com dengan subjek: Kado Buku Stiletto. Profil taman bacaan/kedai kopi/komunitas paling tidak berisi:
  • Nama, alamat, dan akun sosial media. 
  • Usia rata-rata dan jenis kelamin pengunjung.
  • Aktivitas sehari-hari. 
  • Foto taman bacaan atau kedai kopi. 
  • Boleh juga kalau mau menambahkan visi misi taman bacaan/kedai kopi/komunitasnya. 
  • Untuk kedai kopi/komunitas, sertakan juga kesanggupan menyediakan rak buku (atau keranjang atau boks atau semacamnya untuk menaruh buku) di tempatnya.
  1. Surat kalian kami tunggu paling lambat tanggal 20 Maret 2017.
  2. Stiletto Book akan memilih TIGA taman bacaan/kedai kopi/komunitas untuk kami kirimi paket buku (jenis buku akan dipilih oleh Tim Stiletto Book berdasarkan profil yang dikirim masing-masing).
  3. Setiap paket berisi 25-50 eksemplar buku.
  4. Taman bacaan atau kedai kopi yang menerima paket akan di-update di bawah postingan ini pada akhir bulan Maret 2017.

 

Demikian info dari Stiletto Book. Semoga buku semakin banyak digemari masyarakat Indonesia dan kita semua bisa membangun budaya membaca lebih bagus lagi, demi Indonesia yang lebih baik, amin.  

Silakan sebarkan info ini, siapa tahu berguna bagi teman-teman yang membutuhkan suplai buku gratis untuk taman bacaan atau kedai kopinya.

 

Salam hangat dari Stiletto Book.

Jika ingin lebih tahu Penerbit Stiletto Book, bisa buka website kami di www.StilettoBook.com

 

Atau follow sosial media kami di:

Twitter                : @Stiletto_Book

Fanpage              :  Stiletto Book

Instagram            :  @Stiletto_Book (Buku) & @Stiletto_InStyle (Merchandise)

 

-------- UPDATE ----------

 

Setelah melalui review, maka Stiletto Book telah memutuskan untuk memberikan kado buku pada:

 

1. Taman Baca Kali Code Yogyakarta
Sebuah program pembangunan sebuah taman baca untuk anak-anak Kali Code Yogyakarta, siswa-siswi sekolah, mahasiswa, komunitas, dan beberapa elemen masyarakat pada umumnya yang tinggal di Bantaran Kali Code Yogyakarta.

2. Pojok Pustaka Cilacap
Sebuah organisasi sosial non-profit yang ditetapkan berdirinya pada bulan september 2016, oleh sekelompok mahasiswa yang punya pemikiran untuk menyediakan buku-buku bacaan gratis untuk umum.

3. Mobile Books Indonesia
Sebuah komunitas baca yang berada di Sidoarjo, Jawa Timur yang terus mengupayakan kampanye baca buku dan berbagai kegiatan literasi lainnya, supaya menarik minat baca hingga menjadi budaya baca di kemudian hari.

 

Selamat untuk ketiga penerima Kado Buku Stiletto Book untuk periode kali ini.
Tak menutup kemungkinan, Stiletto Book akan kembali membuka kesempatan pada perpustakaan nonprofit, taman bacaan dan kedai kopi lainnya untuk juga mendapatkan Kado Buku ini.
So, pantengin terus info-info terbaru Stiletto Book di akun-akun media sosial dan di web kami ya!
Yuk, bersama kita tularkan virus gemar membaca agar anak-anak kita semakin cerdas!


Share this: