6 Camilan Anak Sehat Tradisional untuk Mengganjal Perut

No Comments

Di usia pertumbuhan, anak membutuhkan pasokan energi yang lebih banyak. Semakin bertambahnya aktivitas yang bisa dilakukan, maka semakin besar kebutuhan energinya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, anak sering kali meminta makan. Padahal ya, baru saja dia sarapan atau makan siang. Pastinya kita harus penuhi ya, dengan menyediakan berbagai camilan anak yang sehat.

Sebagai orang tua, kita bisa memberikan apa yang dibutuhkan si kecil. Yang harus diingat adalah asupan gizi yang didapatkan dari makanan yang kita berikan.

Tak hanya makanan pokok, camilan yang sehat juga bisa memberikan energi dan gizi untuk si kecil.

Sebelum membahas mengenai jenis-jenis camilan anak sehat tradisional, ketahui dulu kriteria camilan anak sehat berikut ini.

Kriteria Camilan Anak yang Sehat

6 Camilan Anak Sehat Tradisional untuk Mengganjal Perut

1. Bebas dari 3P

Salah satu ciri camilan anak yang sehat adalah bebas dari 3P, yakni pewarna, pengawet, dan perasa.

Zat pewarna dan pengawet dalam camilan dapat mengganggu kerja enzim pada sistem pencernaan. Jika membutuhkan pewarna atau perasa, Bunda bisa menggunakan bahan alami seperti buah atau sayuran agar camilan anak tetap sehat dan seimbang.

2. Mengandung Nutrisi yang Dibutuhkan

Ketika memberikan camilan anak sehat, perhatikan nutrisi di dalamnya. Pilih camilan yang mengandung serat dan kadar air yang tinggi.

Penuhi juga kebutuhan gizi dan mineral lain yang dibutuhkan si kecil.

3. Atur Jam Makan Camilan

Memberikan camilan untuk anak tidak bisa sembarangan. Bunda harus atur jam makan camilan agar tidak terlalu dekat dengan waktu pemberian makanan pokok.

Bunda bisa berikan camilan pada waktu antara makan pagi dengan makan siang dan antara makan siang dengan makan malam.

4. Membuat Sendiri Camilan Anak

Supaya komponen dalam camilan terkontrol, Bunda bisa membuat sendiri camilan yang sehat.

Pilih bahan-bahan yang mengandung nutrisi dan gizi tinggi agar si kecil tetap sehat mengonsumsi camilan buatan Bunda.

Zaman sekarang banyak banget ya, Bunda, camilan kekinian yang enak-enak. Apalagi kalau bisa Bunda buat sendiri, pastilah terjamin higienitasnya dan juga gizinya. Tapi, ada juga ragam camilan tradisional ala Indonesia lo, yang juga baik untuk diperkenalkan pada mereka.

6 Camilan Anak Tradisional yang Sama Sehatnya

1. Klepon

Camilan anak: klepon
Camilan anak: klepon. Sumber: Liputan6

Camilan yang satu ini mengandung rasa manis yang pastinya disukai si kecil. Lelehan gula merah di dalam klepon memberikan sensasi legit saat digigit.

Akan tetapi, makanan manis tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Karena dalam sehari si Kecil hanya boleh mengonsumsi gula sekitar 25 gram, so batasi pemberian camilan ini, ya.

2. Onde-onde

Camilan anak: onde-onde
Camilan anak: onde-onde. Sumber: selerasa

Siapa yang tidak mengenal camilan khas Mojokerto ini? Camilan berbentuk bulat yang diisi dengan kacang merah atau kacang hijau ini pastinya enak untuk disantap sore hari.

Camilan ini cocok untuk si kecil yang sudah memiliki gigi kuat karena tekstur kulitnya sedikit kenyal. Karena onde-onde terbuat dari 100 gram tepung terigu, camilan anak ini bisa mengganjal perut hingga jam makan selanjutnya.

3. Nagasari

Camilan anak: nagasari
Camilan anak: nagasari. Sumber: Sajian Sedap

Hampir sama dengan onde-onde, nagasari bisa mengganjal perut karena diisi buah pisang.

Kue kukus yang terbuat dari tepung beras dan dicampur santan kelapa ini bisa membangkitkan energi di pagi hari.

Sediakan saja 2 bungkus kue nagasari bersama dengan 100 gram buah pisang atau susu kesukaan si kecil.

4. Lemper

Camilan anak: lemper
Camilan anak: lemper. Sumber: Wikipedia

Kue tradisional satu ini selalu ada di hampir setiap pasar. Kalau Bunda pengin menyajikannya sendiri, cara membuatnya juga cukup mudah kok.

Cukup pipihkan ketan atau adonan kulit lainnya yang sudah dikukus selama 20 menit. Isi dengan ayam atau bahan lain, lalu bungkus menggunakan daun pisang. Lemper pun siap disantap.

5. Kroket Kentang

Camilan anak: kroket kentang
Camilan anak: kroket kentang. Sumber: merdeka.com

Kentang merupakan sayuran pengganti nasi yang memiliki sumber energi cukup besar.

Dari satu buah kentang, terkandung karbohidrat, serat, protein, antioksidan, kalium, vitamin B6 dan C yang baik bagi tubuh.

Bila Bunda ingin menghindari makanan berminyak, kroket kentang panggang bisa menjadi alternatifnya.

6. Kue Lumpur

Camilan anak: kue lumpur
Camilan anak: kue lumpur. Sumber: selerasa

Kue lumpur yang terbuat dari labu kuning sangat baik untuk dijadikan camilan anak.

Mengandung nutrisi, vitamin A, B, C, kalsium, zat besi, folat, serat, karbohidrat, karoten, dan zat lainnya, kue lumpur labu kuning dapat membantu tumbuh kembang anak. Labu kuning sendiri merupakan buah yang rendah lemak dan kalori, namun kaya akan serat.

Sangat aman untuk dikonsumsi si kecil, nih.

Keenam ragam camilan tradisional di atas hanyalah beberapa contoh saja.

Say Yes to 50 Homemade Snack
Say Yes to 50 Homemade Snack – Ridha Innatika

Bila Bunda ingin memberikan variasi camilan anak yang sehat, Bunda bisa menilik buku Say Yes to 50 Homemade Snack dari Stiletto Book ini.

Terdapat 50 resep camilan sehat yang aman untuk dikonsumsi anak, dengan bahan bergizi dan mudah ditemukan. Cara pengolahannya pun berbeda-beda: digoreng, dikukus, dipanggang, diblender, direbut, dan dicampur.

Tunggu apa lagi? Yuk segera berkreasi membuat camilan yang sehat untuk si kecil! (Dona)

Your Thoughts