Hobi Traveling? 5 Profesi Ini Cocok untukmu!

Categories: Artikel, Bisnis
No Comments

Hobi traveling? Dan, sementara lagi jalan-jalan, masih dapat tambahan uang? Wow! Sounds heaven ya, Stilovers?

Iya, siapa pun butuh liburan untuk melepaskan diri sejenak dari rutinitas harian kan? Setelah berlibur, ya harapannya kita bisa kembali fresh dan kinerja pun makin optimal dan produktif.

Mau pilih mengambil cuti panjang atau sekadar menghabiskan akhir pekan saja bareng keluarga? Well, apa pun itu, kalau bisa berlibur ke lokasi wisata idaman pastilah menyenangkan. Masalahnya, liburan hampir identik dengan buang-buang uang. Iya nggak, sih?

Eits, sebentar!

Belum tentu lo! Yang kamu perlukan hanyalah tahu caranya memanfaatkan hobi traveling yang kamu punya ini menjadi ladang tambahan uang. Yah, minimal sebagai pengganti biaya liburan itu sendiri. Jadi, kalau dihitung-hitung, kita jadi liburan gratis gitu deh.

Hmmm … wouldn’t it be so nice, bisa berlibur sembari menghasilkan uang? So, baca artikel ini sampai habis ya, Stilovers.

5 Profesi buat Kamu yang Punya Hobi Traveling

Menulis Buku Nonfiksi: 9 Langkah untuk Memulainya

1. Travel Writer

Yes, ini cocok bagi kamu yang hobi traveling dan menulis. Metode tradisionalnya adalah dengan menawarkan tulisan kamu mengenai lokasi-lokasi wisata yang kamu datangi ke media, baik media cetak maupun online.

Coba jalin networking dengan pihak redaksinya agar tulisanmu mendapat kesempatan untuk dimuat, siapa tahu bahkan kamu bisa menjadi kolumnis tetap.

Atau, jika kamu memiliki blog dengan audience tetap –bahkan jumlah visitor dan pageviews-nya terbilang tinggi—coba branding-kan dirimu sendiri sebagai travel blogger. Sebarkan informasi pada teman, kolega, dan keluarga, bahwa kamu senang menulis cerita liburan dan siap review berbagai tempat wisata di blogmu.

Sudah tahu belum, bahwa beberapa perusahaan memang bersedia membayar para travel blogger untuk mereview hotel ataupun jasa tourism mereka?

Cara lain adalah dengan menulis buku. Kamu mungkin pernah membaca Au Pair, yang ditulis oleh Icha Ayu. Atau Honeymoon Destinations, karya Judith Hutapea. Keduanya adalah contoh buku traveling yang bagus, bisa jadi referensi kamu untuk mulai menulis outline buku travelingmu.

Yang perlu disiapkan adalah kepekaan merekam hal-hal unik selama traveling, sebagai amunisi untuk menulis cerita yang menarik.

2. Travel photographer / Video Journalist

Jangan hanya foto-foto atau bikin video narsis doang, Stilovers! Cobalah juga untuk menangkap momen-momen berharga mengenai keunikan penduduk lokal dan keindahan lokasi wisata yang kamu kunjungi, dan jual foto-foto terbaikmu pada berbagai media massa.

Atau bisa juga submit ke stock photography company, misalnya Istockphoto, Shutterpoint, Shutterstock, Andes Press Agency, ataupun Getty Images.

Selain itu, nggak ada salahnya juga untuk menjalani hobi traveling sambil membuat semacam video journalism. Rekam hal-hal menarik dalam video, yang nantinya bisa kamu jadikan sebagai bahan film dokumenter, misalnya.

Kamu juga bisa membuat video blog (vlog) sendiri lo di Youtube. Jika punya cukup jam tayang dan bisa mengumpulkan banyak subscriber, kamu bisa memonetasi video-video Youtube kamu dan bisa menghasilkan uang.

3. Reselling dan jasa titip

Hobi traveling plus belanja? Wah, cucok deh! Kamu bisa jalan-jalan, belanja, dan membuka jasa titip. Peluang bisnis ini sempat ngehits beberapa waktu belakangan, meski kemudian ada sedikit hambatan karena peraturan ya? Tapi buat kamu yang hobi traveling menjelajah Indonesia, hal ini masih bisa dilakukan kok.

Pelajari barang apa saja yang khas di tujuan wisata yang hendak kamu kunjungi, dan surveilah harga-harganya. Setelah kamu mendapatkan dan membuat pricelist, kamu bisa menawarkannya ke teman-temanmu. Siapa tahu ada yang mau nitip.

Selain menjual barang-barang ini ke teman-teman atau keluarga, kamu juga bisa menawarkannya di Ebay, Etsy, atau bisa juga buka toko online sendiri khusus oleh-oleh unik dari berbagai daerah.

Hobi Traveling? 5 Profesi Ini Cocok untukmu!

4. Pengajar bahasa

Jika kamu menguasai bahasa Inggris, lebih khusus lagi memiliki izin dan akreditasi untuk mengajar bahasa Inggris, maka kamu patut mencoba untuk menjadi pengajar bahasa Inggris.

Coba cari informasi mengenai lokasi wisata yang akan kamu kunjungi, dan temukan komunitas lokal atau perusahaan yang menawarkan seasonal job sebagai pengajar bahasa. Sebenarnya sih, nggak cuma bahasa Inggris saja, tapi bahasan atau jenis keterampilan lainnya pun bisa dieksplorasi, Stilovers.

Bahkan di Bali, ada banyak sekali lembaga kursus nonformal yang membuka kelas khusus bahasa Indonesia untuk para ekspatriat. Kamu bisa saja melamar menjadi salah satu pengajar bahasa Indonesia di sana, sambil liburan ke Bali.

Dengan cara begini, kamu bisa melewatkan waktumu untuk menjalani hobi traveling, sekaligus sebagai pengajar, dan mempelajari kebudayaan lokal setempat.

5. Instruktur olahraga

Kalau kamu hobi traveling sekaligus penikmat aktivitas outdoor dan adventure sports, seperti diving atau bermain ski, kamu bisa mengambil kursus singkat, dan cobalah menjadi instruktur di spot-spot wisata tersebut.

Di Australia, bekerja di ski resort pada musim dingin menjadi sebuah aktivitas populer, sebab tempat tersebut membutuhkan seasonal staff selama masa sibuk mereka.

Mau tahu peluang-peluang lain untuk mendapatkan penghasilan dari hobi traveling kamu?

Hobi jadi Bisnis
Hobi Jadi Bisnis, akan memandumu memulai bisnis dari hal-hal yang kamu sukai.

Coba deh, baca buku Hobi Jadi Bisnis. Dalam buku ini, dibahas tak kurang dari 29 hobi yang bisa dibisniskan, untuk mendapatkan penghasilan. Tak hanya membahas hobi-hobinya saja, dalam buku ini juga dibahas mulai dari persiapan menjadikan hobi sebagai bisnis dan bagaimana melejitkannya.

View this post on Instagram

Menjadi pengusaha adalah cita-cita banyak orang. Kamu jugakah? Kalau iya, kamu perlu baca 3 buku yang ditulis khusus untuk para perempuan mandiri ini! Hobi Jadi Bisnis Buku Hobi Jadi Bisnis yang ditulis oleh Carolina Ratri ini merupakan buku pertama yang wajib kamu baca, jika kamu adalah seorang perempuan mandiri yang ingin menjadi pengusaha. Mengapa? Karena akan lebih mudah untukmu membangun bisnismu sendiri jika kamu memulainya dari kegiatan yang kamu sukai, dari hobimu. Dengan melakukan hal yang kita sukai, maka kita pasti akan selalu tertantang melakukan yang terbaik dan tak mudah menyerah. Jika sekarang kamu sudah punya hobi, maka berikutnya adalah mencari peluang untuk bisa mengembangkannya dengan mencari pasar yang tepat, dan kemudian mengemasnya supaya punya nilai jual yang tinggi. Dalam buku ini, dibahas tak kurang dari 29 hobi yang bisa kamu kembangkan menjadi bisnis. Kesemuanya dilengkapi dengan tip dan trik bagaimana memulainya, modal apa saja yang kamu perlukan, hingga trik untuk sukses menjalankan bisnis dari hobi tersebut. #bukuHobiJadiBisnis, by Carolina Ratri (@carra.artworks) Harga Rp58.000 . SUDAH HADIR DI TOKO-TOKO BUKU TERDEKAT DI SELURUH INDONESIA. . BISA JUGA DIPESAN MELALUI: – Tokopedia: penerbitstiletto – Shopee: Penerbit_StilettoBook ✔ Versi digital (ebook-nya) bisa didapatkan di Google Play Book (keyword: Stiletto Book). ✔ Atau pesan langsung ke CS Stiletto: 0881-273-1411 (WA). #StilettoBook #bukubisnis #hobijadibisnis #bukupanduan #panduanbisnis #hobi #bisnis #business #buku #bukumayor #bukunonfiksi #bukubaru #bukumurah #bukujogja #promosibuku #promobuku #membacabuku #membangunbisnis #bisnismudah #bisnismurah #bisnisonline #bisnissukses #bisnisrumahan #bisniskeren #bisnissuper #bisniskekinian #bisnisbooming #bisnismahasiswa #bisnisiburumahtangga

A post shared by Penerbit STILETTO Book (@stiletto_book) on

Buku Hobi Jadi Bisnis bisa kamu dapatkan di toko-toko buku di seluruh Indonesia. Bisa juga dipesan melalui Tokopedia dan Shopee, atau langsung saja beli ke Stiletto Book untuk mendapatkan diskon spesial. Silakan menghubungi Stiletto Book melalui WhatsApp ya.

So, siap menjadikan hobi traveling menjadi ladang penghasilan? Semoga sukses ya!

Your Thoughts