5 Tip Menulis Email yang Oke untuk Penerbit

Categories: Tip Menulis
No Comments

Hei, Stilovers! Ada yang sudah mengirimkan email berisi naskah buku untuk direview oleh Kakak Editor Stiletto Book? Wah, kalau gitu, good luck deh. Tentunya, kamu juga sudah menulis email yang layak ya, sebagai pengantarnya?

Belum? Kamu hanya mengirimkan email kosongan dengan lampiran draf naskah bukumu saja?

Wah, jujur aja nih, Stiletto sedih deh, kalau mendapatkan kiriman email dari teman-teman yang pengin menerbitkan buku–baik itu secara mayor ataupun indie–tapi badan email dibiarkan kosong.

Atau, mungkin memang sudah ada pengantar email sih, tapi kok dibaca kurang nyaman.

Padahal seperti halnya sebuah surat, menulis email ke penerbit bisa membuka jalan kerja sama yang lebih baik antara kamu dengan pihak penerbit buku. Seperti halnya sahabat pena yang kamu sapa lewat surat-suratmu, Kakak Editor juga akan merasa senang jika disapa lebih dulu olehmu. Baru kemudian kamu sodori draf naskah buku untuk direview

Kalau Kakak Editor sudah suka dengan emailmu, bukan nggak mungkin Kakak Editor akan dengan senang hati pula membaca draf naskahmu kan? Dan, pastinya nih, membaca dan mereview naskah buku akan lebih oke kalau mood sudah bagus begini.

Karena itu, coba deh, kalau kamu ingin supaya naskah bukumu diterima dengan baik, tulislah email pengantar yang baik juga. Ini berlaku untuk kiriman naskah buku mayor maupun indie.

Nah, kalau masih bingung, Stiletto akan kasih sedikit tip nih buat kamu yang pengin mengirim naskah ke redaksi Stiletto Book dan redaksi Stiletto Indie Book, bagaimana caranya menulis email yang baik.

5 Tip Menulis Email Pengantar yang Oke untuk Penerbit

Tip Menulis Email yang Oke untuk Penerbit

1. Baca ketentuan kirim naskah dengan teliti

Untuk apa kamu harus membaca ketentuan kirim naskah dengan teliti terlebih dahulu?

Tentunya agar kamu tahu, syarat apa saja yang harus kamu lengkapi untuk dikirim bersama draf naskah bukumu. Kalau di Stiletto Book, kamu harus melampirkan Form Pengajuan Naskah, yang bisa kamu download di tautan yang sudah disediakan di laman Kirim Naskah Buku, baik indie maupun mayor.

Untuk penerbit buku yang lain, bisa jadi syarat dan ketentuannya akan berbeda. Makanya, kamu harus baca dulu apa saja syaratnya. Catat deh, kalau perlu.

2. Penuhi persyaratan dengan lengkap

Jika syarat dan ketentuan kirim naskah sudah kamu pahami dengan baik, sekarang saatnya kamu melengkapinya.

Jika ada Form Pengajuan Naskah, seperti punya Stiletto, maka isilah form-nya secara lengkap dengan baik. Jangan sampai ada yang tertinggal infonya ya. Demikian juga, penuhi syarat format naskah. Misalnya harus menggunakan font apa, ukuran berapa, dan seterusnya.

Untuk penerbit buku lain, yang punya syarat pengiriman naskah yang berbeda, kamu juga harus ikuti semuanya dengan lengkap.

3. Beri pembuka email dengan ramah

Jika semua syarat dan ketentuan naskah sudah kamu penuhi, sekarang saatnya kamu menulis email sebagai pengantar naskah bukumu.

Layaknya kamu menyerahkan hadiah atau kado atau barang apa pun pada orang lain, kan kamu juga mesti bercerita. Dalam rangka apa kamu memberinya hadiah, atau kamu menyertakan selamat ulang tahun, atau apa pun kan? Maka, begitu juga saat kamu menulis email.

Jangan biarkan badan email kosong, tulislah pengantar dengan baik, sopan, dan ramah. Mulailah dengan menyapa Kakak Editor Akuisisi yang akan menerima naskah bukumu. Setiap orang kan suka disapa dengan ramah? Begitu juga Kakak Editor.

4. Ungkapkan maksud dan tujuan mengirim email

Selanjutnya, tuliskan apa maksud dan tujuan kamu menulis email tersebut dan mengirimkannya. Yaitu, kamu ingin supaya Kakak Editor membaca naskah bukumu dan mempertimbangkannya untuk diterbitkan.

5. Tutup juga dengan ramah

Setelah kamu selesai mengungkapkan maksud dan tujuan kamu mengirimkan email, tutuplah email juga dengan salam yang ramah. Ungkapkan bahwa kamu berharap, kalau naskah bukumu cocok dengan yang dicari oleh penerbit.

Nah, supaya kamu semakin jelas, berikut ada satu contoh isi email pengantar naskah yang bisa kamu sontek untuk kiriman naskahmu ke Stiletto Book.


Dear Redaksi Stiletto Book,
Selamat pagi/siang/sore, Kakak-Kakak Editor 🙂 Bersama email ini, saya kirimkan naskah saya yang berjudul …. agar bisa direview dan dipertimbangkan untuk diterbitkan secara mayor.

Naskah buku saya ini secara garis besar menceritakan tentang …. Semoga sesuai dengan kriteria tulisan yang dicari oleh Redaksi ya. Syarat-syarat semua sudah saya penuhi dan lampirkan bersama email ini.

Besar harapan saya untuk bisa bekerja sama dan menerbitkan buku bersama Stiletto Book.

Terima kasih atas kesediaannya menerima email saya ini.
Semoga kita berjodoh.

Hormat saya,
Nama penulis.


Contoh email di atas juga bisa kamu pakai untuk mengirimkan naskahmu ke Redaksi Stiletto Indie Book, dengan sedikit penyesuaian di sana-sini tentunya.

Mudah kan, Stilovers?
Kalau diterbitkan secara indie sih, naskahmu sudah pasti akan lolos. Namun, pengantar email yang baik seperti ini tetap diperlukan, agar Kakak Editor juga lebih cepat menanggapi email kamu.

Sedangkan, jika ingin diterbitkan secara mayor, maka peluangmu akan dimulai saat kamu ngepoin cara kirim naskah di Stiletto Book, melengkapi syarat-syaratnya, dan menulis email pengantar ini.

Hayo, jangan rusak peluangmu sendiri hanya karena kamu abai akan ketentuan yang sudah ditetapkan ya.

Selamat berjuang, kalau gitu ya, Stilovers!
Good luck!

Your Thoughts